
BANDARLAMPUNG- Anggota DPRD Bandarlampung, Widodo, menyosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Tunggul Ametung, Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton, Selasa (25/11/2025).
Widodo mengatakan, Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tak hanya menjadi fondasi hukum dan politik, tapi juga menjadi pedoman moral mengarahkan perilaku masyarakat.
Menurutnya, pengamalan nilai-nilai Pancasila kehidupan sehari-hari merupakan bentuk konkret dari upaya membangun persatuan nasional serta menyiptakan peradaban beradab, damai, dan bermartabat.
Widodo menekankan, penting memperlakukan sesama manusia dengan adil tanpa memandang perbedaan suku, ras, ataupun budaya.
Pengamalan sila ini, kata Widodo, menyiptakan peradaban yang menjunjung tinggi hak asasi manusia dan menolak segala bentuk diskriminasi.
“Masyarakat yang mengutamakan kemanusiaan akan lebih mudah bersatu karena memiliki rasa empati dan solidaritas,” ujarnya.
Dalam konteks kehidupan berbangsa, lanjut ia, sikap mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok ialah wujud nyata mengamalkan Pancasila.
Dengan menghargai keberagaman dan menjaga kerukunan, tandas ia, bangsa Indonesia dapat membangun peradaban kokoh dan harmonis.
“Melalui musyawarah, perbedaan pendapat dapat selesai tanpa konflik. Hal ini menyerminkan peradaban politik matang dan menjunjung kedewasaan berdemokrasi,” katanya.
Ia menuturkan, pengamalan pancasila bukan hanya kewajiban sebagai warga negara, melainkan juga wujud nyata cita-cita membangun persatuan dan peradaban baik.
“Melalui penerapan nilai-nilai Pancasila kehidupan sehari-hari, bangsa Indonesia dapat menghadirkan masyarakat damai, adil, beradab, dan tetap bersatu dalam keberagaman,” ujarnya. (khi)